SONJO KAMPUNG

sonjo-kampung1

Sonjo Kampung adalah salah satu kegiatan penting dalam rangkaian acara Borobudur Cultural Feast karena dalam kegiatan ini para tokoh yang disebut “pembakti Sonjo kampung” akan turun langsung ke lapangan, berdialog, berbaur memotivasi dan bergotong royong dengan masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang skema pelaksanaan Festival Hari Kebudayaan Borobudur 2016

Sonjo Kampung dilaksanakan dalam 4 periode yang sebelumnya dimulai dengan sosialisasi terlebih dahulu kepada para perangkat desa setempat agar dapat memperoleh kesamaan visi dan misi dalam mensukseskan Festival Hari Kebudayaan Borobudur 2016.

img-20161108-wa0044
Sosialisasi Sonjo Kampung dan Festival Hari Raya Kebudayaan 
Borobudur di Warung Kopi Ngaran 14 Oktober 2016 bersama 
KRMT. Indro Kimpling Suseno selaku Pemrakarsa dan Edy Setijono 
Dirut PT TWC dihadiri 20 Kepala Desa/Lurah beserta perangkatnya

Bentuk Kegiatan Sonjo Kampung

Tim yang beranggotakan para praktisi ini akan melakukan penetrasi secara langsung kepada masyarakat, mendatangi kampung-kampung, melakukan dialog dan memotivasi masyarakat dan para kepala desa, tidur di rumah penduduk atau homestay setempat

img-20161108-wa0038

Pelaku Kegiatan dan tema :

  1. Dwi Cahyono (Sejarawan) : Re-aktualisasi sejarah dan tatanan kehidupan di jaman Borobudur, serta aplikasinya dalam sector wisata di saat ini.
  2. Redy Eko Prastyo (Jaringan Kampung Nusantara) : Sistem pemberdayaan jaringan antar kampung dan pengaktifan kembali Karang Taruna sebagai sumber daya utama
  3. Bambang Irianto (3G-Glintung Go Green) : Pemberdayaan wisata kampung non situs (jauh dari lokasi situs)
  4. Trie Utami (Pelaku Budaya) : Budaya dan Kebudayaan
  5. Dewa Budjana (Pelaku Budaya) : Pentingnya merawat lelaku budaya dalam hidup sehari-hari
  6. Heri Mulyono (IT System) : Pentingnya setiap kampung memiliki website masing-masing yang saling ter-integrasi, dalam kaitannya dengan promosi wisata dan promosi produk-produk budaya
  7. Rully Fabrian (Road Management dan Program Director)
  8. KRMT Indro Kimpling Suseno (Steering Committee)

img-20161110-wa0019

 

Tujuan Sonjo Kampung:

  1. Mengukur kembali kekuatan budaya pada jaman lampau dalam konteks kehidupan masa kini dan yang akan datang.
  2. Memposisikan kebudayaan lampau bangsa Nusantara dalam konteks perkembangan budaya di panggung global.
  3. Merangsang kreativitas masyarakat di kawasan Borobudur di bidang seni dan kebudayaan.
  4. Memperkokoh posisi kawasan Borobudur sebagai wilayah pusat industri kreatif di tanah air.
  5. Menjadikan daerah di seputaran Borobudur sebagai kawasan wisata budaya unggulan yang baru di Indonesia.
  6. Membangun kesadaran masyarakat tentang Borobudur sebagai pusat ilmu dan budaya berkelas dunia tanpa kita harus menyentuh Candi Borobudur
  7. Membangun kembali daya gotong royong, kebersamaan demi mewujudkan kemakmuran bersama