BOROBUDUR

151130_79b1c94222Photo Source: http://wisata-jogja.net

Disarikan oleh: KRMT Indro Kimpling Suseno

Candi Borobudur dibuat dari batu andesit basalt 60.000 m3 terdiri dari 2.000.000 lebih blok yang beratnya masing-masing blok 50 kg. Artinya dibuat dari 100.000 ton batu!

Ukuran yang digunakan pada saat pembuatan candi adalah Tala .1 Tala = 22,9 cm dan Depa

Candi Borobudur terdiri dari 2.672 panel relief = 1.212 panel relief dekoratif & 1300 panel relief kisah kehidupan di dinding Kamadhatu & 160 panel relief di dinding kaki candi Karmawibhangga. 160 panel relief Karmawibhangga hanya 35 relief yang mengacu kitab asli Karmawibhangga India, 125 relief dimungkinkan penggambaran situasi saat itu tahun 700 an Masehi atau mengacu suatu kitab tertentu. Panjang seluruh paniel relief bila disusun urut memiliki jarak lebih dari 4 km.

Candi Borobudur diresmikan oleh Pramodawardhani putri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Sri Iswara Kesawa Samarotunggha : tertulis acara peresmian jinalaya (candi) berundak yang besar dan megah, pada prasasti Kayumwungan ditemukan di desan Karang Tengah Temanggung bertahun 824 Masehi.

Prasasti sosial Borobudur yang masih tertinggal dan sejak tahun 700 masehi sampai 2016 ini masih memberikan karunia rejeki kepada kita dan menunjukkan ketrampilan leluhur tingkat tinggi ,yaitu masih adanya : Desa Bumisegoro ( diduga dulu pusat sekolah bumisambhara budhara) , Desa Sabrangrowo – pusat kendali ring 1 candi Borobudur , Desa Ndagi – pusat para pemahat , Desa Janan – pusat ahli struktur dan arsitek , Desa Kenayan – pusat pekerja umum , Desa Ngaran Ngisor – lapangan penataan batu setengah jadi , Desa Ngaran Ndhuwur – lapangan penataan batu jadi , Desa Jagalan – tempat pengolahan bahan.mentah semacam dapur umum , Desa Jayan – tempat latihan keprajuritan , Desa Kèrèkan – sistim Crane mengangkat batu dari perahu di sungai, Desa Watu Tambak ( Tambakan ) – tempat menumpuk batu , Desa Sangèn – tempat ibadah para pekerja , Desa Tingal – pos pengawasan utama , Desa Parakan – rest area.

 Misteri Candi Borobudur adalah karena tidak ditemukannya : gambar rencana,alat pertukangan, alat ukur, bekas kerajaan ,bekas rumah, peralatan sehari hari, alat bayar, informasi tenaga kerja, informasi kerajaan dll. Sehingga sampai sekarang muncul berbagai macam tafsir dan versi proses pembangunan candi Borobudur. Yang ada hanyalah jiwa atau ruh Candi Borobudur masih kokoh ada memberi rejeki,nama besar dan kekaguman masyarakat dunia terhadap Nusantara Indonesia.

Candi Borobudur dibangun dalam 5 tahap dan dalam waktu 75 tahun. Sejak era Wangsa Rakai Sanjaya – Wangsa Rakai Syailendra dan Rakai Samaratunggha. Bandingkan dengan restorasi tahap 1 oleh Van Erp 1907-1911 (4 tahun) dan restorasi 2 oleh UNESCO 1973- 1983 (10 tahun dan melibatkan Presiden RI Soeharto dan heboh urunan biaya 26 negara!. Sekaya dan sekuat apakah leluhur kita tahun 700 masehi kala itu?

Candi Borobudur menggunakan batu andesit basalt kelas 1 untuk bagian atas, kelas 2 untuk bagian tengah dan kelas 3 untuk bagian bawah/kaki. Bagaimana cara memilih dan memilah ratusan ribu ton pada saat itu?

Jumlah arca Budha relung 342 arca di lantai  stupa Rupadhatu, 72 arca Stupa di teras stupa Rupadhatu dan 1 stupa induk ukuran diiameter  9,9 m tinggi 7 meter. Dan muncul misteri hilangnya  arca Budha emas seberat lebih dari 20 kg yang waktu itu berada di dalam bilik stupa induk. Nah?

Candi Borobudur memiliki sistem drainase yang canggih, terbukti ada lebih 100 pancuran air yang berfungsi untuk penyaluran air hujan agar tidak mengganggu struktur candi

Candi Borobudur adalah mandala seperti model Budha Shingon di Jepang. Mandala adalah tempat yang disucikan, pusat kekuatan psikis, pola geometris hakiki yaitu persegi dan lingkaran yang menjadi alat bantu utama meditasi , diagram magis yang berfungsi untuk meningkatkan daya spiritualitas seseorang. Pola persegi lan lingkaran Candi Borobudur sangat variatif dan sangat mengagumkan ditinjau dari ilmu geometri era sekarang