diskusi-borobudur
kreatif borobudur

NGOPI BARENG NGOBROL BOROBUDUR

Senin 19/12/16 jam 16.00 di Warkop Ngaran Borobudur. Berkumpul para Penggerak Inti BOROBUDUR CULTURAL FEAST – Hari Raya Kebudayaan Borobudur 2016. Dari PT TWC : Pujo-Sekretaris Perusahaan & Joni-Unit Borobudur, Pemrakarsa :KRMT Indro Kimpling Suseno, Japung Nusantara: Trie Utami & Rully & Redy Eko Prasetyo & Bachtiar Djanan, Wakil Masyarakat : Nuryanto Omah mBudur,

Tim Bakti Budaya Borobudur : 
JACK PRI : penggerak & penjaga komunitas
SUMADYO : penggerak & penjaga tradisi seni budaya
MUNA
Kawasan  TIMUR :
1. Wanurejo : Umi Aminah
2. Candirejo : Singgih Mulyanto
3. Kenalan : Kamidi
4. Sambeng : Sugiarto
5. Bigaran : Roh Syaifudin Zuhri.
ABBET
Kawasan SELATAN :
1. Tuk Songo : Turhamun
2. Majaksingi : Bambang Budiono
3. Ngargogondo : Suryono
4. Tanjung Sari : M Arifin
5. Karanganyar : Windarmoko
UMAR
Kawasan BARAT
1. Tegalarum : Agus Ujiwantoro
2. Karangrejo : Hely Rofikun
3. Kebonsari : Rimbang
4. Ngadiharjo : Wahyu
5. Kembanglimus : Iswoyo/Panuju
HATTA
Kawasan  UTARA
1. Borobudur : Suherman
2. Bumiharjo : Muji Rohmat
3. Ringin Putih : Suprih
4. Giri Tengah : Sunakin
5. Giri Purno : Sukisno
CERITA RINGAN USAI PESTA :
  1. Waktu 3 bln untuk persiapan adalah pesimis tapi sangat optimis setelah berjalan.
  2. Masyarakat Kecamatan Borobudur sungguh bangkit bersama dalam nuansa Gotong Royong.
  3. Panggung Seni Budaya Desa 4 Titik secara optimal menampilkan seni budaya dari 5 desa setiap kawasan.
  4. Banyak hal kejutan  ‘keajaiban’ terjadi sepert ada energi pendorong dari Tuhan YME untuk  menyukseskan acara yang dialami oleh banyak pihak pelaksana.
  5. Komunikasi Kades/Aparat desa dengan warganya perlu ditingkatkan untuk beberapa sedikit  Desa yang sudah terpantau.
  6. Potensi besar untuk Wisata Lampion dari Lomba Lampion Desa dan gerak partisipasi  tak terduga justru dimeriahkan oleh karya anak anak sekolah yang merias sekolahnya dengan prakarya lampion.
  7. Lomba Bregodo Desa diikuti 18 Desa. Ada dua desa yang tidak mengirim. Dan ada 1 desa mengirim 2 bregodo. Total jumlah peserta 700 orang termasuk 26 pasukan berkuda Turonggo Joyo
  8. Pentas Pembukaan BCF Sabtu 17 Desember 2016 di Lapangan Lumbini mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. Jogja Gangsa Nagari /Tari Gita Persada Borobudur Kalamakara / Relief Penerus / Sound of Borobudur/Kirab Nitilaku Mahakarya Borobudur. Semuanya memenuhi syarat sebuah tontonan berkelas Internasional.
  9. Japung Nusantara sangat diapresiasi oleh banyak pihak atas totalitasnya membagi ilmu goyong royong dan berbagai kreatifitasnya menghidupkan musik dari relief dan menghadirkan Pembakti dari berbagai wilayah : Trie Utami, Dewa Budjana, Didik Nini Thowok, Rully Febrian, John Arif (Bekasi), Aak & Redy & Dwi Cahyono (Malang), Rayhan (Bandung), Febry (Jogja), Ganzer Lana (NTT), Ali Gardy (Sirubondo),Bambang (Ketua RW Glintung Malang), Bachtiar (Banyuwangi), Singgih (Jkt)
  10. Tim Bakti Boribudur telah membuktikan kerja kerasnya. Dan dapat menjadi “Jembatan Gotong Royong Penyatu Gerak Budaya masyarakat Borobudur. Dan secara kebetulan pembagian 4 kawasan menjadikan sistem gerak budaya menjadi optimal.
  11. Semangat mas Nanda C Pribadi selaku Camat Borobudur sangatlah tinggi dan membuat banyak warga termotivasi.
  12. Bantuan spontan dari beberapa warga masyarakat untuk menerima menginap dan menyuguhi dengan penuh rasa persaudaraan, sungguh sesuatu yang nengharukan dan membanggakan.
  13. PT TWC semakin melekat di hati warga Borobudur. Bukti nyata gerakan untuk menghidupkan membangkitkan ruh gotong royong masyarakat sungguh nyata terasa. Banyak muncul ide positif dari masyarakat untuk mengembangkan program ini.
  14. BOROBUDUR MONCER ! Gotong Royong Pitutur Agung – Guyub Rukun Gemah Ripah Loh Jinawi – Jayaning Nusantara -Amargo Laku Lelaku… tetaplah bergema sepanjang masa…
(KRMT Indro Kimpling Suseno)